Sabtu, 19 November 2011

TULISAN 8 - Harapan yang Saya Inginkan Dimasa Depan


Nama    :         Indah Restu Anjani
NPM     :         13211571
Kelas     :         1EA19
Mat-Kul :         Ilmu Budaya Dasar – SoftSkill

“Harapan itu Tak Perlu Diucapkan, Tetapi Dibuktikan Dikemudian Hari”

Harapan memang pada dasarnya merupakan keinginan dimasa mendatang. Memang pada dasarnya harapan itu tidak dapat terlihat secara kasat mata, artinya adalah harapan itu sesungguhnya berbentuk abstrak.

Semua orang pasti mempunyai harapan-harapannya masing-masing. Dan impian itu bukan hanya sekedar harapan kosong, melainkan begitu bermakna ,tak disangka betapa berharganya sebuah harapan untuk menguatkan tekad dari cita-cita kita untuk mencapai asa.
Harapan itu ada berbagai macam, contohnya saja dalam hal cinta ada “Harapan Kosong”, ada pula dalam hal cita-cita yaitu “Harapan Untuk Masa Depan”.

HARAPAN KOSONG dalam CINTA

Harapan Kosong dalam Cinta, adalah hal yang sangat menyakitkan. Kenapa menyakitkan ? Karena setelah kita dibawa terbang  oleh harapan yang ia berikan kepada kita ,kita sungguh pasti akan merasa senang sekali, dan hingga akhirnya kita pun mengetahui bahwa itu hanyalah sebuah harapan kosong, seketika hati serasa remuk dan bahkan bukan retak lagi, melainkan seperti kaca yang pecah. Bisa dikatakan seperti patah hati yang tidak secara langsung.

HARAPAN untuk MASA DEPAN

Harapan untuk Masa Depan merupakan keinginan kita untuk masa yang akan datang nanti, seperti kelak jika saya menjadi seorang Sarjana Ekonomi yang sukses, maka saya akan berusaha untuk memperbaiki sistem perekonomian di Negara saya, atau jika suatu hari nanti saya memiliki rezeky  yang berlebih maka saya ingin menaikan haji untuk kedua orang tua saya.
Memang itu semua saat ini baru menjadi sebuah harapan atau-pun baru menjadi sebuah peng-andaian saja. Dan harapan itu tak perlu diucapkan, tetapi dibuktikan dikemudian hari !!!

Tetapi dibalik sebuah harapan atau-pun penga-andaian tersebut, disitu-lah saya memiliki motivasi untuk dapat menjadi individu yang sukses dan maju di kemudian hari nanti, dan untuk saat ini hal tersebut dapat memotivasi saya untuk menjadi individu yang giat, tekun, semangat serta tidak pantang menyerah dan tidak berputus asa demi tercapainya harapan-harapan saya tersebut.

Memang semua itu membutuhkan kesadaran dari dalam diri kita masing-masing agar bersemangat untuk mewujudkan harapan-harapan yang telah kita harapkan dikemudian hari nanti.



SEDIKIT KATA MOTIVASI DARI SAYA, yaitu :
Tidak ada harapan yang tidak dapat terwujud, selama kita masih mempunyai serta mempercayai bahwa harapan kita tersebut akan terwujud, dengan di iringi do’a dari orang-orang yang menyayangi kita, terutama do’a dari kedua orang tua kita, serta usaha dari diri kita sendiri untuk mewujudkan harapan tersebut.


TUGAS 8 - Definisi Harapan


Nama          : Indah Restu Anjani
NPM           : 13211571
Kelas           : 1EA19
Mat-Kul       : Ilmu Budaya Dasar – SoftSkill

“HARAPAN”

Harapan atau asa merupakan bentuk besar dari kepercayaan akan sesuatu yang diinginkan akan didapatkan atau suatu kejadian akan berbuah kebaikan diwaktu yang akan datang.

Harapan merupakan keinginan dimasa mendatang. Pada dasarnya harapan berbentuk abstrak, tidak tampak, bahkan terkadang diyakini, di bathin dan dijadikan sugesti agar terwujud.

Namun ada kala-nya harapan tertumpu pada seseorang atau sesuatu. Dan pada praktiknya banyak orang mencoba menjadikan harapannya menjadi nyata, dengan cara berdo’a serta di iringi dengan usaha yang tekun.

Setiap manusia pasti memiliki harapannya masing-masing.
Ungkapkan-lah bila tak sejalan ,dan bermimpi-lah jika mempunyai harapan :) 


TULISAN 7 - KEGALAUAN


Nama          : Indah Restu Anjani
NPM           : 13211571
Kelas           : 1EA19
Mat-Kul       : Ilmu Budaya Dasar – SoftSkill

“Lagi-Lagi GALAU Karena LDR”

KEGALAUAN... Yaa inilah bahasa anak muda yang sedang nge-trand :D. Kegalauan berasal dari kata galau, yang artinya bimbang, bingung, ragu-ragu, yang membuat hati tidak tenang, dan lain-lain.

Dan biasanya KEGALAUAN itu muncul karena masalah cinta. Kita akan merasakan galau ketika cinta kita sedang bermasalah. Bermasalah apa maksudnya ? Yaa bermasalah seperti ketika kita menjalani Long Distance Relationship atau lebih dikenal dengan LDR. Sesuai namanya LDR singkatan dari Long Distance Relationship yang artinya hubungan jarak jauh atau pacaran jarak jauh ini memang sangat menggalaukan.

Memang LDR itu membutuhkan rasa saling percaya, komunikasi yang lancar, dan adanya pengertian dari masing-masing individu tersebut. Yaa kalau berbicara sih mudah saja, tapi pada kenyataannya sangat sulit sekali.

Namanya juga LDR, kita pasti jarang ketemu, apalagi kalau sudah sama-sama sibuk, pasti gak ada waktu luang buat ketemu. Ada kala-nya yang satu ada waktu, tapi yang satu-nya lagi sibuk banget, disinilah pengertian dan kesabaran dari hubungan jarak jauh dibutuhkan.

Awal-awal menjalani LDR itu belum menemukan kendala yang berarti, paling hanya masalah waktu ketemu saja. Akan tetapi lama-kelamaan rasa saling percaya-pun mulai sedikit memudar. Dan semakin sulit meluangkan waktu untuk bertemu.

Masalah-masalah seperti ini memang sering muncul pada LDR. Maklum saja, karena jarak yang memisahkan kita, kita tidak tahu disana dia jalan sama siapa saja, apa disana dia ngaku-ngaku jomblo, yaa pertanyaan-pertanyaan seperti itulah yang sering muncul dalam benak kita.

Apalagi kalau salah satu dari kita sudah mulai susah untuk dihubungi atau mulai jarang komunikasi, pasti semakin curiga-lah. Dan akhirnya kata PUTUS-pun terucap.

Dan KEGALAU’an pun dimulai, kenapa harus PUTUS hanya gara-gara masalah seperti itu, kenapa gak dibicarakan dahulu secara baik-baik. Tetapi nanti juga NYAMBUNG lagi :D ,yaa namanya juga LDR pasti putus-nyambung-putus-nyambung ,namanya juga sayang ..hahaha

Tetapi dengan seiring berjalannya waktu, pasti terpikir didalam benak, mau sampai kapan PUTUS-NYAMBUNG seperti ini terus ? Ujung-ujungnya GALAU lagi GALAU lagi !!!

Dan akhirnya pasti memutuskan untuk break (putus enggak, nyambung juga enggak. Yaa introspeksi diri masing-masing) dulu untuk sementara waktu, untuk memikirkan apa mau putus atau mau nyambung LAGI.

Tetapi apapun keputusannya nanti, jangan sampai saling bermusuhan, tetapi tetap menjadi teman J. Awal kenal-kan kita berteman, masa setelah jadian lalu putus menjadi musuh gak baik-kan seperti itu. Dan semoga itu menjadi yang terbaik untuk kita J.

TUGAS 7 - Cara untuk mengatasi Kegelisahan yg sedang dirasakan


Nama          : Indah Restu Anjani
NPM           : 13211571
Kelas           : 1EA19
Mat-Kul       : Ilmu Budaya Dasar – SoftSkill

“Cara Mengatasi Kegelisahan Yang Sedang Dirasakan”

Kegelisahan merupakan hal yang menggambarkan bahwa seseorang sedang mengalami stress, gugup, dan khawatir.

Sigmon Freud seorang ahli psikoanalisa berpendapat, bahwa ada 3 macam kecemasan yang menimpa manusia ,yaitu :

¤ Kecemasan Tentang Kenyataan : Suatu kenyataan yang pernah dialami oleh seseorang dimasa lalu-nya yang membuat orang tersebut menjadi shocked karenanya.

¤ Kecemasan Neoritis : Kecemasan yang timbul karena penyesuaian diri dengan lingkungan, takut akan hal yang dibayangkannya, atau takut akan dirinya sendiri sehingga menekan ego. Kegelisahan ini akan membuat seseorang menjadi gelisah akan sesuatu hal yang buruk yang sedang dibayangkannya akan menjadi sebuah kenyataan.

¤ Kecemasan Moril : Kecemasan moril sendiri disebabkan oleh pribadi seseorang, dimana setiap pribadi memiliki berbagai macam emosi, seperti : iri, benci, dendam, dengki, marah, gelisah, rasa kurang, cinta. Sifat-sifat seperti itu adalah sifat yang tidak terpuji bahkan mengakibatkan manusia merasa khawatir, takut, cemas, gelisah, dan putus asa.

Penyebab Kegelisahan :
Apabila kita mengkaji-nya, sebab-sebab orang gelisah adalah karena mereka takut akan kehilangan berbagai macam hak-nya, seperti hak untuk hidup, hak milik, hak memperoleh perlindungan dan lain-lain.

Cara Mengatasi Kegelisahan :
Cara mengatasi kegelisahan ini, pertama-tama harus dimulai dari diri kita sendiri, yaitu harus bersikap tenang. Karena dengan bersikap tenang, maka pikiran-pun akan ikut tenang, dan masalah-masalah pun dapat teratasi.

Kalau merasa gugup atau gelisah, tarik nafas untuk menenangkan diri, dengan cara bernafas secara perlahan dan dalam.

Mendengarkan musik yang berirama atau bernada lembut ,karena tanpa disadari musik yang kita dengar dapat mempengaruhi emosional kita.

Minum air hangat juga sangat bermanfaat untuk memperlancar peredaran darah, yang tadinya tegang karena merasa gelisah.

Dan solusi yang paling ampuh untuk mengatasi kegelisahan adalah dengan berserah diri kepada Tuhan Yang Maha Esa. Kita pasrahkan nasib kita sepenuhnya hanya kepada-Nya. Kita harus percaya bahwa Tuhan –lah Yang Maha Kuasa, Maha Pengasih, Maha Penyayang, Maha Pengampun, dan Maha segalanya.

Jumat, 18 November 2011

TULISAN 6 - CITA-CITA


Nama          : Indah Restu Anjani
NPM           : 13211571
Kelas           : 1EA19
Mat-Kul       : Ilmu Budaya Dasar – SoftSkill

“CITA-CITA ITU SEPERTI BUNGA”


Cita-cita ? Yaa sejak kecil kita sering meng-angan-angankan cita-cita kita kelak setelah besar nanti. Sedari kecil kita pasti menginginkan cita-cita yang sangat besar sekali, seperti ingin menjadi dokter, ingin menjadi guru, dan lain-lain. Cita-cita merupakan sebuah mimpi yang nyata.

Sejak kecil, kalau saya ditanya oleh orang-orang “Cita-cita mu mau jadi apa ?”, pasti saya akan menjawab “Kalau sudah besar nanti, cita-cita ku ingin menjadi seorang dokter, supaya bisa mengobati keluarga kalau ada yang sakit.”

Tapi setelah saya SMA ,saya bercita-cita ingin menjadi seorang pengusaha yang sukses. Dan ketika kuliah ,saya bercita-cita ingin menjadi seorang guru atau menjadi seorang dosen. Karena kedua profesi tersebut menurut saya sangat menyenangkan. Kenapa menyenangkan ? Karena kedua profesi tersebut sama-sama membagi ilmu yang telah kita ketahui, tentu saja sesuai dengan jurusan yang kita pilih saat ini. Dan ilmu kita semakin bertambah seiring waktu yang berjalan.

Sebenarnya apapun cita-cita yang kita inginkan, semua itu akan menjadi motivasi kita untuk lebih giat dan tekun belajar di jurusan yang kita pilih, supaya kita bisa lulus dengan indeks prestasi (IP) yang tinggi. Dengan begitu kita mempunyai skill atau kemampuan di jurusan yang kita pilih tersebut.

Cita-cita merupakan kunci sukses kita dimasa depan. Cita-cita yang diperjuangkan dengan kerja keras, kreativitas, inovasi, serta dukungan dari orang-orang yang kita sayangi, akan membuat kita menjadi bersemangat dalam menggapai cita-cita tersebut.
Yaa.. tapi jangan terlalu fanatik terhadap cita-cita yang kita inginkan. Kenapa ? Karena apabila cita-cita yang kita inginkan tersebut seandainya tidak dapat tercapai, kita akan merasa stres dan depresi.

Memang setiap manusia hanya bisa berusaha dan berdo’a ,akan tetapi Tuhan yang menentukan semua-nya. Mungkin kita bercita-cita ingin menjadi dokter atau pengusaha sukses, akan tetapi pada akhirnya kita menjadi seorang guru atau dosen. Itu memang sudah menjadi jalan buat kita, dan itu semua merupakan jalan yang terbaik buat kita. Jadi syukuri saja segala nikmat dan anugerah yang telah diberikan oleh-Nya untuk kita.

Sedari dulu kita sering mendengar kata-kata “Raih-lah cita-cita mu setinggi langit” ,maksudnya adalah kita harus mempunyai cita-cita yang tinggi. Kita juga sering mendengar kata-kata motivasi “Tuntutlah ilmu sampai ke Negeri Cina” ,maksudnya adalah tuntutlah ilmu sejauh mungkin dan sebanyak mungkin, agar kemampuan yang kita miliki dapat melebihi orang lain.

Memang zaman sekarang persaingan dalam dunia pekerjaan itu sangat keras dan ketat sekali. Sehingga kita dituntut untuk dapat memiliki ilmu yang lebih tinggi dari yang lain dan lebih berusaha keras, agar dapat masuk dalam persaingan tersebut dan dapat memenangkan-nya.

Cita-cita itu seperti bunga. Harus ditanam dahulu bibit cita-cita yang kita inginkan, diberi pupuk semangat ,disiram oleh motivasi-motivasi dari orang-orang yang kita sayangi ,dirawat dengan tekun ,semangat, dan kesabaran, sehingga akhirnya menghasilkan cita-cita yang merekah dan tercapai dengan indahnya.



TUGAS 6 - Perbedaan antara PANDANGAN HIDUP dgn. CITA-CITA


Nama          : Indah Restu Anjani
NPM           : 13211571
Kelas           : 1EA19
Mat-Kul       : Ilmu Budaya Dasar – SoftSkill

“Perbedaan antara PANDANGAN HIDUP dgn. CITA-CITA”

PANDANGAN HIDUP

Setiap manusia mempunyai pandangan hidupnya masing-masing. Pandangan hidup itu merupakan sesuatu yang sulit untuk dikatakan, karena terkadang pandangan hidup hanya merupakan suatu idealisme belaka yang mengikuti kebiasaan pola berpikir dalam masyarakat. Pandangan hidup merupakan pegangan atau petunjuk hidup didunia.

Pandangan hidup dari tiap-tiap orang itu bisa berbeda dan bisa juga sama. Akan tetapi dari sana terdapat pengklasifikasian dari pandangan hidup tersebut, yang terdiri dari 3 macam, yaitu :

1.     Pandangan hidup berasal dari agama , merupakan pandangan hidup yang mutlak kebenarannya.
2.     Pandangan hidup ideologi, merupakan pandangan hidup yang disesuaikan dengan kebudayaan dan norma dari negara tersebut.
3.     Pandangan hidup hasil renungan, merupakan pandangan hidup yang relatif kebenarannya.

Pandangan hidup itu pada dasarnya memiliki unsur-unsur, yaitu:
Cita-cita
Kebajikan
Usaha
Keyakinan

Pandangan hidup yang teguh akan menjadi pelindung bagi orang tersebut. Dengan memegang teguh pandangan hidup yang ia yakini, maka orang tersebut tidak akan bertindak sesuka hatinya.

Seseorang yang mempunyai pandangan hidup yang teguh, tidak akan gegabah bila menghadapi masalah, hambatan, tantangan, dan gangguan, serta kesulitan yang dihadapinya.

CITA-CITA

Cita-cita merupakan unsur dari pandangan hidup, yang merupakan mimpi kita dimasa yang akan datang nantinya. Cita-cita merupakan kunci sukses kita dimasa depan. Cita-cita yang baik adalah cita-cita yang dapat dicapai melalui kerja keras, kreativitas, inovasi serta dukungan dari orang lain. Dalam bercita-cita sebaiknya kita jangan terlalu fanatik, karena apabila cita-cita yang kita inginkan tidak dapat tercapai, maka akan menyebabkan depresi dan stres.

Tidak semua orang bisa menentukan cita-cita, karena itu bercita-citalah untuk menjadi orang yang berguna dan dicintai orang banyak dengan hidup yang berkecukupan.

Anda pasti sering mendengar kata-kata "Raih-lah cita-cita mu setinggi langit", maksudnya bukan berarti harus kelangit sana, tetapi maksudnya adalah kita harus mempunyai cita-cita yang tinggi ,karena itu dapat menjadi motivasi kita untuk meraih dan menggapai cita-cita yang kita inginkan dimasa depan.


TULISAN 5 - PENDERITAAN MANUSIA


Nama          : Indah Restu Anjani
NPM           : 13211571
Kelas           : 1EA19
Mat-Kul       : Ilmu Budaya Dasar – SoftSkill

“Penderitaan Manusia”

Setiap manusia pasti memiliki penderitaannya masing-masing, sama seperti masalah dan kesalahan, tak ada satu-pun manusia yang tidak pernah melakukan kesalahan, menerima masalah, dan merasakan penderitaan, pasti setiap manusia pernah merasakan itu semua, tetapi tingkat penderitaan yang dirasakan memang berbeda-beda dari tiap-tiap manusia tersebut.


PENDERITAAN PATAH HATI 

Penderitaan Patah Hati maksudnya adalah sakit hati atau-pun patah hati. Yaa memang patah hati itu wajar, karena tidak selalu orang yang kita cintai itu juga harus cinta kepada kita. Kita memang punya hak untuk mencintai orang yang memang memikat hati kita. Tetapi perlu diingat !! orang tersebut juga memiliki hak untuk tidak mencintai atau membalas cinta kita.

PENDERITAAN KEMISKINAN

Penderitaan kemiskinan memang merupakan penderitaan yang sangat miris atau sangat menyedihkan bahkan dapat menyebabkan penderitaan lainnya. Bayangkan saja, kemiskinan itu dapat menimbulkan kelaparan, putusnya pendidikan, bahkan hidup-pun menjadi terlantar. Sungguh sangat menyedihkan apabila kita melihat orang disekitar kita masih ada yang seperti itu. 

Kita yang masih dapat melanjutkan pendidikan hingga tingkat perguruan tinggi ini, patutnya bersyukur, karena orang tua kita masih mampu untuk menyekolahkan kita hingga ke tingkat perguruan tinggi. Masih banyak orang diluar sana yang tidak dapat melanjutkan pendidikan mereka hingga perguruan tinggi. Bahkan ada yang sama sekali belum pernah mengenyam pendidikan disekolah.

Karena itu jangan sia-sia kan usaha dan kerja keras orang tua kita, mereka rela membanting tulang, menguras keringat, hanya demi dapat menyekolahkan kita hingga dapat mengenyam perguruan tinggi, agar kehidupan dan tingkat pendidikan kita bisa lebih baik dan bisa lebih sukses nantinya. Setiap orang tua pasti menginginkan anaknya bisa menjadi orang yang lebih sukses dari-nya dikehidupan kita mendatang.