Kamis, 07 Mei 2015

TUGAS 4 - CAUSATIVE VERBS

NAME           :           INDAH RESTU ANJANI
NPM              :           13211571
CLASS           :           4EA17
Bahasa Inggris Bisnis 2 #



.....................................CAUSATIVE VERBS................................



I.       PENGERTIAN & PENGGUNAAN CAUSATIVE VERBS

A.    PENGERTIAN CAUSATIVE VERBS
Causative verb adalah kata kerja yang digunakan ketika kita menginginkan orang lain melakukan suatu tindakan dan subject tidak bertanggung jawab langsung terhadap aksi yang terjadi.

Ada dua jenis bentuk causative, yaitu          :

1.     Pada kalimat active causative verb, agent yang mengerjakan aksi diketahui.
2.     Namun jika pada kalimat passive causative verb, agent biasanya tidak disebutkan.

Umumnya ada empat kata kerja causative verb yang sering digunakan, yakni  :
1.     Have
2.     Get
3.     Let
4.     Make



B.    PENGGUNAAN CAUSATIVE VERBS

VERB
FUNGSI
Let
Membiarkan seseorang melakukan sesuatu.
Make
Memaksa atau sangat meyakinkan seseorang untuk melakukan sesuatu.
Have
Menginginkan seseorang mengerjakan sesuatu untuk subjek.
Get
Mirip dengan Have, namun dengan struktur kalimat yang berbeda.




RUMUS CAUSATIVE VERB ACTIVE & PASSIVE            :

                         (Sumber Picture:   www.carabelajarbahasainggrisoke.com)  

Masing-masing Causative Verb mempunyai grammarnya sendiri  :

a.     Have / Make
Have merupakan kata kerja causative yang umum. Kata kerja ini berfungsi untuk menginginkan seseorang mengerjakan sesuatu untuk subjek.
Rumus:    
Kalimat aktif : S + (have/ had + agent + action verb (bare infinitive) + object.

Kalimat pasif : S+(have-had)+object+action verb(V-3).


b.     Let
Kata kerja ini berfungsi untuk membiarkan seseorang melakukan sesuatu.
Rumus:    
Aktif : S + let + agent + action verb (bare infinitive)


c.      Get
Penggunaan kata kerja Get mirip dengan have namun dengan struktur kalimat yang berbeda.
Rumus:  
Aktif : S + (get/ got) + agent + action verb (to infinitive) Pasif : S + (got) + object + action verb (V-3)


d.     Make
Kata kerja ini berfungsi untuk memaksa atau sangat meyakinkan seseorang untuk melakukan sesuatu
Rumus:   
Aktif : S + (make/ made) + agent + action verb (bare infinitive)



II.   CONTOH KALIMAT CAUSATIVE VERBS

a)   ACTIVE CAUSATIVE VERBS

Ø Have - Had
1.     Elif had her friend take her result test.
2.     The student had the teacher speaks slowly.
3.     I had my hair cut yesterday.
4.     Kenny had her sister clean the living room.
5.     Please have your secretary fax me the information.


Ø Get - Got
6.   He got his parents to buy his a basket ball.
7.   The girl got her cat to chase a fish.
8.   I got Hatake to pay for dinner.
9.   The manager got his staff to stay late.
10.   How can parents get their children to read more ?


Ø Make - Made
11.   The Man made his son eat up the potatoes.
12.   The manager makes his staff work hard.
13.   She made me clean up the garden.
14.   George made me do the quiz.
15.   I made the waiter return my soup, because it was cold.
16.   She made her children do their homework.


Ø Let
17.   My Mother lets me choose my own future carrier.
18.   The shepherd lets his sheep graze in the meadow.
19.   The open window let the air escape.
20.   Jimmy let me drive his new car.



b)   PASSIVE CAUSATIVE VERBS

Ø Have - Had
21.   I had my house renovated last month.
22.   She had her book returned as soon as possible.
23.   I had my brother painted the wall.
24.   I had my sweater cleaned.
25.   It cost a lot to have the water damage repaired.
26.   Her mother had the invitations printed at her
          brother’s ptinter.


Ø Get - Got
27.   Mickey got the money saved in the Bank.
28.   Minnie got her bedroom cleaned.
29.   Kimberly got her computer fixed.
30.   I get my motorcycle fixed at my aunty’s garage.



REFERENCE          :















SHARIA ECONOMIC FORUM - KULIAH UMUM - BEING GLOBAL LEADER IN ISLAMIC FINANCE

NAMA                       :           INDAH RESTU ANJANI
NPM                          :           13211571
KELAS                       :           4EA17
MAT-KUL                :           KEWIRAUSAHAAN
TUGAS                      :           RESUME KULIAH UMUM


Assalammualaikum Wr. Wb.

            Hari Senin kemarin (4 Mei 2015), saya dan teman-teman mengikuti “KuLum” alias Kuliah Umum yang diselenggarakan oleh Sharia Economy Forum *mohon maaf apabila ada kesalahan penulisan J* . Acara tersebut dilangsungkan di kampus D Gunadarma, yakni di kampus Margonda. Sebenarnya acaranya dimulai pukul 08.30 ,akan tetapi karena saya naik kereta sehingga waktu tempuh kesana tidak dapat dipastikan on time atau tidak -,-“ yaaps tepat seperti dugaan saya, saya baru sampai sana pukul 09.00 telat 30 menit.. hufft~

            Tapi tapiiii... Alhamdulilahnya rezeki anak solehah... hehe,, ternyata acaranya belum dimulai, syukurlah~

            Panitianya ramah-ramah banget, setelah absen / registrasi dan tandatangan kehadiran, saya dan teman-teman diberikan 2 carik kertas dan 1 buah aqua gelas, oiya kertas tersebut tentang yang 1 merupakan kuesioner tanggapan mengenai Kuliah Umum tersebut, dan yang 1 nya lagi tentang KIES, Kuliah Intensif gitu..

            Dan satu lagiiiii.... acara ini tuh GRATISSS !! Alhamdulilah banget, selain nambah ilmu juga hemat biaya.. hehehe maklum mahasiswa tingkat akhir uangnya pas-pas’an,, sayangnya saya dan beberapa teman saya kebagian duduk di bagian belakang -.-“ sehingga tidak terlihat jelas handout yang ditampilkan.. fufufu~


Oke ini dia resume yang saya catat sewaktu kuliah umum      :


“BEING GLOBAL LEADER IN ISLAMIC FINANCE ”



         Oiya, kenapa kita perlu membahas “Being Global Leader In Islamic Finance” ? karena supaya bisa melihat dari perkembangan dunia luar bagaimana Islamic Finance di negara lain.

            Sebenarnya Bank Syariah & Bank Konvensional sama, yakni sama-sama Bank dimana bertugas sebagai perantara antara masyarakat yang kelebihan uang (disini masyarakat yang menabungkan uangnya di Bank) dengan masyarakat yang butuh dana (disini masyarakat yang meminjam dana melalui Bank). Hanya saja proses bisnislah yang membedakan Bank Syariah dengan Bank Konvensional.


BANK KONVENSIONAL
BANK SYARIAH
Apabila nasabah menabung, maka nasabah tersebut yang akan mendapatkan bunga.
Ada akadnya  :
Istishna, Mudharabah, Musyarakah, Murabahah dan Ijarah.
Sedangkan apabila nasabah meminjam dana dari Bank (Bank memberi kredit), maka Bank lah yang akan mendapatkan bunga.
Pada Bank Syariah tidak boleh mengenakan bunga.


Kini Bank Syariah sudah hadir untuk memenuhi kebutuhan masyarakat layaknya Bank Konvensional.

            Konsep Syariah dimulai pada tahun ’60-an ,kemudia pada akhir tahun ’60-an di Malaysia. Bank Syariah sendiri dimulai pada tahun ’70-an, dari tahun ’60-an sampai ’90-an dicarilah ketetapan yang tepat untuk produk Syariah.


OUTLINE
1.     Siapa Global Leader In Islamic Financial ?
2.     Motivasi menjadi Global Leader In Islamic Financial ?
3.     Mengapa kita perlu mempelajari Global Leader In Islamic Financial ?


Apa yang kita dapatkan dari Global Leader In Islamic Financial ? Kekayaan, Harta dan Rumah (Insya Allah), tapi anak muda sekarang untuk jalan-jalan keluar negeri.

Mengapa kita perlu mempelajari Global Leader In Islamic Financial ? untuk menciptakan Syariah Complayen serta mewujudkan keadilan sosial ekonomi.

            Riba berarti menetapkan bunga/melebihkan jumlah pinjaman saat pengembalian berdasarkan persentase tertentu dari jumlah pinjaman pokok, yang dibebankan kepada peminjam.

Riba haram, tetapi menghalalkan jual-beli, kenapa ? Keuntungan dalam jual-beli boleh karena adanya KEWAJIBAN ; USAHA ; dan RESIKO.

Riba membawa     :
1.     ketidak-adilan,
2.     merusak perekonomian, dan
3.     menyebabkan kemalasan.

            Global Leader In Islamic Financial Keadilan ekonomi menjadi salah satu Islamic Finance. Global Leader In Islamic Financial sebagai sistem Intermediary dari orang yang kelebihan dana dan orang yang butuh dana.
Di Syariah Indonesia ada Infaq Sodaqoh. Untuk mengembangkan Syariah, jadilah pengusaha dan bantu orang lain untuk menjadi pengusaha.


UNTUK MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN UKM    :
1.     Technical Capacity
2.     Kemampuan manajerial
3.     Spiritual


PENGEMBANGAN PRODUK & PERBAIKAN PROSES BISNIS         :
1.     Product Development
2.     Likuiditas
3.     Syaria Governance
4.     Penentuan
5.     Economic Empowerman


FINANCIAL INCLUSION DAN EXCLUSION

            Financial inclusion merupakan koreksi terhadap financial exclution yang  dalam penjelasannya adalah sebuah kondisi financial yang hanya menguntungkan segelintir pihak saja.
            Financial inclusion dapat diartikan sebagai suatu kegiatan menyeluruh yang bertujuan untuk menghilangkan segala bentuk hambatan entah dalam bentuk harga ataupun non harga terhadap akses masyarakat dalam menggunakan atau memanfaatkan layanan jasa keuangan. Perbankan syariah dapat berperan strategis dalam proses financial inclusion.
            Sistem keuangan syariah merupakan alternatif terbaik dari sistem keuangan konvensional. Terbukti dalam beberapa kali krisis, sistem ini mampu menjalankan fungsi intermediasinya dengan baik.  Kinerjanya lebih efisien dan produktif dibandingkan institusi keuangan konvensional. Tiga prinsip dasarnya yang unik, yakni akad, bagi hasil, dan pihak yang menjadi sasaran pembiayaan membuatnya lebih adil dan aman.


Sekian resume yang dapat saya sharing kepada kalian, semoga bermanfaat J


Wassalammualaikum Wr. Wb