Sabtu, 18 April 2015

TUGAS 2 - ADVERB Vs ADJECTIVE & COMPARISON DEGREE

NAME           :           INDAH RESTU ANJANI
NPM              :           13211571
CLASS           :           4EA17
Bahasa Inggris Bisnis 2 #



“Adverb Vs Adjective” & “Comparison degree”










1.     ADVERB Vs ADJECTIVE

a.      ADVERB (Kata Keterangan)
Ø  Pengertian  
Adverbs adalah kata keterangan. Adverbs itu adalah kata keterangan yang memberi penjelasan pada semua kata lain kecuali kata benda. Pada umumnya adverbs dapat dibentuk dari adjectives dengan menambahkan kata “-ly” di belakang kata sifat tersebut. Namun, peraturan ini tidak berlaku untuk semua kata sifat.

Ø  Penggunaan
Adverb adalah kata yang berfungsi untuk mendeskripsikan verb (kata kerja), adjective (kata sifat), atau adverb lain. Kata keterangan bahasa Inggris ini merupakan satu dari delapan part of speech yang mungkin berbentuk sederhana (fast, there, usually), atau berbentuk frasa (adverb phrase).
 

 VERB + ADVERB

            Contoh        :
            1.  Selena extremely cried when her puppy die.
            2.  Conan answered that his question easily.
            3.  Sizuka works happily every day.
            4.  Hatake writes carelessly.
            5.  Jack speaks loudly.

NOTE :
Aturan membentuk adverbs tidak selalu harus menambahkan akhiran“-ly” dari semua kata sifat (adjectives). Aturan ini hanya berlaku untuk beberapa kata sifat saja


b.     ADJECTIVE (Kata Sifat)
Ø  Pengertian  
Adjectives (Kata Sifat) adalah kata yang digunakan untuk menambahkan arti pada kata benda atau kata yang menerangkan kata benda (nouns).

Ø  Penggunaan
Semua kata sifat atau adjectives dalam contoh-contoh kalimat di atas menerangkan kata benda yang ada di depannya.
Adjectives dapat digunakan pada kata benda dalam bentuk singular (tunggal) maupun plural (jamak).
Adjectives dalam bentuk tunggal dan jamak tidak mengalami perubahan. Bagian yang berubah hanyalah “to be” dan kata bendanya, yaitu disesuaikan dengan bentuk tunggal atau jamak.
Ø Macam-Macam Adjective
·        Stative dan dynamic adjective:  stative mencirikan kondisi yang cenderung permanen (small, black, tall), sedangkan dynamic berhubungan dengan tingkah laku (foolish, friendly, playful).
·        Inherent dan non-inherent adjective: inherent mencirikan secara langsung noun yang diterangkannya (someone special = special mencirikan someone secara langsung -> someone who is special),  sedangkan non-inherent kebalikannya (my old friend = bukan “my friend who is old”, melainkan old mencirikan friendship yang telah berlangsung lama).

                         Contoh        :
                         1. He is a clever student.
                               Merupakan kalimat tunggal (Dia adalah murid yang pintar.)
                            
                               Melda and Ino are clever students.
                               Merupakan kalimat jamak (Melda dan Ino adalah murid yang  pintar.)
                       
                          2. I am busy.
                              Merupakan kalimat tunggal (Saya sibuk.)

                              They are busy.
                               Merupakan kalimat jamak (Mereka sibuk.)


PERBEDAAN ADVERB DENGAN ADJECTIVE

·        Dalam beberapa kasus, adverb dapat dibentuk dengan hanya menambahkan ‘-ly’ pada adjective. Seperti berikut ini       :

Adjectives
Adverbs
Arti
Fluent
Fluently
Dengan fasih / lancar
Quick
Quickly
Dengan cepat
Easy
Easily
Dengan mudah
Slow
Slowly
Dengan lambat
Absolute
Absolutely
Dengan Pasti


·        Beberapa adjective tidak berubah bentuk. Dengan kata lain, bentuk adverb sama dengan bentuk adjective. Seperti berikut ini           :

Adjectives
Adverbs
Arti
Fast
Fast
Cepat
Hard
Hard
Keras
Straight
Straight
Lurus
Far
Far
Jauh
Daily
Daily
Tiap hari


2.     COMPARISON DEGREE

a.      COMPARISON DEGREE
Ø  Pengertian
The Degrees of Comparison (tingkat perbandingan) adalah istilah dalam bahasa inggris yang merupakan tingkat-tingkat perbandingan pada kata sifat (Adjectives). Adapun berdasarkan tingkatannya, The Degrees of Comparison dibagi menjadi 3 golongan:

1. Positive degree. (Tingkat positif / biasa)
2. Comparative degree. (Tingkat perbandingan / lebih)
3. Superlative degree. (Tingkat terbaik/ paling)


Ø  Penggunaan & Contoh Kalimat
1.     Positive Degree digunakan untuk menyatakan suatu keadaan yang apa adanya.

Positive Degree digunakan untuk membandingkan dua benda atau orang yang tingkatannya sama, baik sifat, bentuk atau bagian lainnya.

Formulas:

as + positive + as
no less + positive + than
not more + positive + than 


Contoh Kalimat Possitive Degree:

1.     She is as beautiful as her sister.
2.     You cry as loud as my lil’ brother.
3.     You are not as handsome as your brother.
4.     Life is not as difficult as you think.
5.     Your smile is as sweet as mine.

2.     Comparative Degree digunakan untuk membandingkan dua benda atau orang yang berbeda. Atau dengan kata lain digunakan untuk menyatakan bahwa sesuatu benda atau orang itu mempunyai sifat lebih dibandingkan yang lain.

Formula:            Comparative + than
                                                                                                        
Contoh Kalimat Comparative Degree:
1.     My house is bigger than his house.
2.     Sofia can dive deeper than me.
3.     I am smarter than you.
4.      Jessy drives better than me.
5.     Milo can climb the cliff higher than the others.

3.     Superlative Degree digunakan untuk menyatakan bahwa seseorang atau suatu benda mempunyai sifat melebihi atau mengungguli dibandingkan yang lainnya. Pada umumnya digunakan untuk membandingkan tiga benda atau lebih.

Formulas:

the + superlative + nouns + in
the + superlative + of
the + superlative + noun 

  
Contoh Kalimat Superlative Degree:
1.     Jony is the funniest student in this class.
2.     Ella is the most beautiful of all the girls.
3.     This is the most expensive car.
4.     Komodo dragon is the biggest lizard in the world.
5.  You must try the most spiciest condiment in this restaurant.



Reference    :





Sabtu, 21 Maret 2015

TUGAS 1 - CONDITIONAL SENTENCES

NAME           :           INDAH RESTU ANJANI
NPM              :           13211571
CLASS           :           4EA17
Bahasa Inggris Bisnis 2 #


“CONDITIONAL SENTENCES”


I.       Pengertian

Conditional sentence menurut rumus dan fungsinya dibagi menjadi 3 type, yaitu type 1, 2 dan 3.
Yang dimaksud dengan Conditional Sentence itu sendiri adalah gabungan 2 kalimat dimana salah satunya adalah kalimat syarat, dan yang lainnya adalah akibat dari pelaksanaan syarat tersebut.



II.   Type-Type Dari Conditional Sentences

Rumus Conditional Sentence terbagi ke dalam 3 type tergantung dari tingkat kemungkinan terjadinya atau terlaksananya syarat yang diajukan.


·        Conditional Sentence Type 1          :
Conditional sentence type pertama ini dapat digunakan untuk membuat sebuah kalimat bersyarat yang masih masih memungkinkan sekali untuk dicapai syaratnya karena baru akan terjadi pada masa yang akan datang.
Rumus:   

If Clause
Main Clause
If + Simple Present tense
Future tense
(will,can,may+verb1 )
     




Contoh:
If I have enough money, I will buy the Michael Kors Bag. Saat mengucapkan, uangnya belum cukup dan ada peluang besar akan cukup sehingga peluang untuk membeli tas merk Michael Kors masih besar.





·        Conditional Sentence Type 2          :
Conditional sentence tipe kedua ini dapat digunakan untuk menunjukkan suatu kalimat bersyarat yang kemungkinan terpenuhinya akan sulit.
Rumus:  

If Clause
Main Clause
If + Simple Past tense
Past Future tense
(would ,could,might+ verb1)
      




Contoh:
If I were SuperWoman, I would fly to the Mars.
Jika saya seorang SuperWoman, saya akan terbang ke Planet Mars. Tapi kenyataannya saya bukan SuperWoman, jadi saya tidak terbang ke Planet Mars.





·        Conditional Sentence Type 3          :
Conditional sentence type ketiga ini digunakan untuk menunjukkan kalimat bersyarat yang tidak mungkin dipenuhi karena masanya sudah lampau.
Rumus:       

If Clause
Main Clause
If + Past Perfect tense
Past Future Perfect tense
(would /could/might have + past participle)






Contoh:
If you had gone to the grocery, You would have got a yogurt.
Kalau saja (waktu itu) kamu pergi berbelanja, maka kamu akan mendapatkan yogurt. Namun kenyataannya, kamu tidak pergi berbelanja, sehingga kamu tidak mendapat yogurt.




Reference  :