Rabu, 10 Oktober 2012

TULISAN 1 - Koperasi


Nama             :           Indah Restu Anjani
NPM              :           13211571
Kelas              :           2EA17
Mat-Kul        :           Softskill - Ekonomi Koperasi

KOPERASI

Koperasi ? mendengar kata-kata koperasi pasti yang terbersit dipikiran kita yaitu Koperasi merupakan suatu organisasi bisnis yang dimiliki serta dioperasikan oleh sekumpulan orang yang bergabung demi kepentingan bersama berdasarkan prinsip-prinsip koperasi.

Dalam suatu perumahan / komplek, belum tentu setiap rumah menjadi anggota koperasi, karena apabila ingin menjadi anggota koperasi di suatu perumahan harus mendaftarkan diri terlebih dahulu.

Lain hal-nya dengan perkantoran, kalau diperkantoran ada beberapa kantor yang mewajibkan para karyawannya menjadi anggota koperasi, biasanya baik simpanan pokok, simpanan wajib, dan angsurannya langsung dipotong dari gaji / upah karyawan tersebut.
Tetapi ada juga beberapa perkantoran yang  belum tentu ada-nya koperasi. Jadi tidak semua institusi mengadakan koperasi, pada institusi swasta biasanya belum tentu ada-nya koperasi.

Di negara kita Indonesia, prinsip koperasi telah dicantumkan dalam UU no. 12 Tahun 1967 dan UU no. 25 Tahun 1992 tentang per-koperasian. Prinsip koperasi menurut UU no. 25 Tahun 1992 tersebut yaitu :
  1. Keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka,
  2. Pengelolaan dilakukan secara demokrasi,
  3. Pembagian SHU dilakukan secara adil sesuai dengan jasa usaha masing-masing anggota,
  4. Pemberian balas jasa yang terbatas terhadap modal,
  5. Kemandirian,
  6. Pendidikan perkoperasian,
  7. Kerja sama antar koperasi.

Bentuk & Jenis Koperasi

Ø  Jenis Koperasi menurut fungsinya:
ü Koperasi Pembelian/Pengadaan/Konsumsi merupakan jenis koperasi yang mengadakan fungsi pembelian / pengadaan barang & jasa untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan dari para anggota koperasi sebagai konsumen akhir.
ü  Koperasi penjualan/pemasaran merupakan jenis koperasi yang mengadakan fungsi distribusi suatu barang / jasa yang dihasilkan oleh para anggota koperasinya agar dapat sampai ditangan konsumen. Nah, disini para anggota koperasi berperan sebagai pemilik & pemasok barang / jasa kepada koperasinya.
ü  Koperasi produksi merupakan jenis koperasi yang menghasilkan barang & jasa, dimana para anggota koperasinya bekerja sebagai pegawai / karyawan koperasi. Disini anggota berperan sebagai pemilik & pekerja koperasi.
ü  Koperasi jasa merupakan jenis koperasi yang menyelenggarakan pelayanan jasa yang dibutuhkan oleh para anggota koperasinya. Misalnya seperti simpan pinjam, angkutan, asuransi, dan sebagainya. Disini anggota berperan sebagai pemilik & pengguna layanan jasa koperasi.

Ø  Jenis koperasi berdasarkan tingkat & luas daerah kerja:
ü  Koperasi primer merupakan koperasi yang minimal beranggotakan sebanyak 20 orang / anggota.
ü Koperasi sekunder merupakan koperasi yang terbentuk dari badan-badan koperasi serta memiliki cakupan daerah kerja yang lebih luas dibandingkan dengan koperasi primer. Koperasi sekunder dibagi menjadi :
a)  Koperasi pusat merupakan koperasi yang beranggotakan paling minimal yaitu 5 koperasi primer.
b) Gabungan koperasi merupakan koperasi yang minimal beranggotakan 3 koperasi pusat.
c) Induk koperasi merupakan koperasi yang minimum beranggotakan 3 gabungan koperasi.

Ø  Jenis koperasi menurut status keanggotaannya:
ü Koperasi produsen merupakan koperasi yang anggotanya terdiri dari para produsen barang & jasa dan mempunyai rumah tangga usaha.
ü Koperasi konsumen merupakan koperasi yang anggotanya terdiri dari para konsumen akhir / pemakai barang & jasa yang ditawarkan oleh para pemasok pasar.



Minggu, 07 Oktober 2012

TUGAS 1 - Peranan Koperasi Terhadap Perkembangan Ekonomi Indonesia

Nama       :        Indah Restu Anjani
NPM        :        13211571
Kelas        :        2EA17
Mat-Kul  :        Softskill - Ekonomi Koperasi

Peranan Koperasi Terhadap Perkembangan Ekonomi Indonesia

Kita pasti sudah tidak asing lagi mendengar kata-kata “KOPERASI”, akan tetapi tidak semua masyarakat Indonesia telah memahami apa itu koperasi ?, apa tujuan dari koperasi ?, dan apa keuntungan atau manfaat koperasi bagi masyarakat yang menjadi anggota koperasi ?

Koperasi adalah suatu organisasi bisnis yang dimiliki dan dioperasikan oleh orang per-orang atau suatu badan usaha tertentu untuk kepentingan bersama. Kegiatan koperasi melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip gerakan “EKONOMI RAKYAT” yang berdasarkan asas kekeluargaan.

Mungkin sebagian dari Anda akan bertanya “Pentingkah peranan koperasi di Indonesia ?” jawabannya sudah pasti PENTING. “Apa alasannya ?Karena koperasi di indonesia memiliki peranan sebagai penunjang peningkatan usaha kecil dan menengah (UKM), serta untuk memperkecil tingkat pengangguran di indonesia, sehingga perekonomian di Indonesia dapat semakin meningkat.

Koperasi di Indonesia
Di Indonesia, prinsip koperasi telah dicantumkan dalam UU no. 12 Tahun 1967 dan UU no. 25 Tahun 1992 tentang per-koperasian. Prinsip koperasi menurut UU no. 25 Tahun 1992 tersebut yaitu :
  1. Keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka,
  2. Pengelolaan dilakukan secara demokrasi,
  3. Pembagian SHU dilakukan secara adil sesuai dengan jasa usaha masing-masing anggota,
  4. Pemberian balas jasa yang terbatas terhadap modal,
  5. Kemandirian,
  6. Pendidikan perkoperasian,
  7. Kerja sama antar koperasi.

    Fungsi dan peran koperasi terhadap perkembangan ekonomi Indonesia
    :
Menurut UU No. 25 tahun 1992 Pasal 4 dijelaskan bahwa koperasi memiliki fungsi dan peranan antara lain dengan mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi anggota dan masyarakat, berupaya mempertinggi kualitas kehidupan manusia, memperkokoh perekonomian rakyat, mengembangkan perekonomian nasional, serta mengembangkan kreativitas dan jiwa berorganisasi bagi pelajar bangsa.

Tujuan dan manfaat koperasi terhadap perkembangan ekonomi Indonesia :
Adapun tujuan pembentukan koperasi di Indonesia, antara lain :
Ø Memajukan kesejahteraan anggota,
Ø Memajukan kesejahteraan masyarakat,
Ø Membangun tatanan ekonomi nasional.

Kelebihan Koperasi di Indonesia
  • Bersifat terbuka dan sukarela.
  • Besarnya simpanan pokok dan simpanan wajib tidak memberatkan anggota.
  • Setiap anggota memiliki hak suara yang sama, bukan berdasarkan besarnya modal.
  • Bertujuan meningkatkan kesejahteraan anggota dan bukan semata-mata mencari  keuntungan.

Kelemahan Koperasi di Indonesia
  • §   Koperasi sulit berkembang karena modal terbatas.
  • §   Kurang cakapnya pengurus dalam mengelola koperasi.
  • §   Pengurus kadang-kadang tidak jujur.
  • §   Kurangnya kerja sama antara pengurus, pengawas & anggotanya.

Sejarah Koperasi di Indonesia
Sejarah singkat gerakan koperasi di Indonesia bermula pada abad ke-20, yang pada umumnya merupakan hasil dari usaha yang tidak spontan dan tidak dilakukan oleh orang-orang yang sangat kaya. Koperasi tumbuh dari kalangan rakyat, ketika penderitaan dalam lapangan ekonomi dan sosial yang ditimbulkan oleh sistem kapitalisme semakin memuncak. Beberapa orang yang penghidupannya sederhana dengan kemampuan ekonomi yang terbatas, terdorong oleh penderitaan dan beban ekonomi yang sama, secara spontan memotivasi untuk  mempersatukan diri dengan niat menolong dirinya sendiri dan manusia sesamanya.
Pada tahun 1896 seorang Pamong Praja Patih R.Aria Wiria Atmaja di Purwokerto mendirikan sebuah Bank untuk para pegawai negeri (priyayi). Ia terdorong oleh keinginannya untuk menolong para pegawai yang makin menderita karena terjerat hutang oleh “Rentenir” atau bisa dikatakan  lintah darat yang memberikan pinjaman dengan bunga yang tinggi. Maksud Patih tersebut untuk mendirikan koperasi kredit modal seperti di Jerman.

Cita-cita dan semangat tersebut selanjutnya diteruskan oleh De Wolffvan Westerrode, seorang asisten residen Belanda. De Wolffvan Westerrode sewaktu cuti berhasil mengunjungi Jerman dan menganjurkan akan mengubah Bank Pertolongan Tabungan yang sudah ada menjadi Bank Pertolongan, Tabungan dan Pertanian.
Selain pegawai negeri, para petani perlu dibantu karena mereka makin menderita karena tekanan para “Pengijon atau bisa dikatakan hampir sama dengan rentenir, hanya saja perbedaannya yaitu pembayarannya bukan lagi dengan uang, tapi dengan hasil bumi. Ia juga menganjurkan mengubah Bank tersebut menjadi koperasi. Di samping itu ia pun mendirikan lumbung-lumbung desa yang menganjurkan para petani menyimpan pada pada musim panen dan memberikan pertolongan pinjaman padi pada musim paceklik.
Ia pun berusaha menjadikan lumbung-lumbung itu menjadi Koperasi Kredit Padi. Tetapi Pemerintah Belanda pada waktu itu mempunyai pendirian lain. Bank Pertolongan, Tabungan dan Pertanian dan Lumbung Desa tidak dijadikan Koperasi tetapi Pemerintah Belanda membentuk lumbung-lumbung desa baru, bank–bank Desa , rumah gadai dan Centrale Kas yang kemudian menjadi Bank Rakyat Indonesia (BRI). Semua itu adalah badan usaha Pemerintah dan dipimpin oleh orang-orang Pemerintah.

Pada zaman Belanda pembentukan koperasi belum dapat terlaksana karena beberapa hal seperti berikut ini :
  • Belum ada instansi pemerintah ataupun badan non pemerintah yang memberikan penerangan dan penyuluhan tentang koperasi.
  • Belum ada Undang-Undang yang mengatur kehidupan koperasi.
  • Pemerintah jajahan sendiri masih ragu-ragu menganjurkan koperasi karena pertimbangan politik, khawatir koperasi itu akan digunakan oleh kaum politik untuk tujuan yang membahayakan pemerintah jajahan itu.

Pada tahun 1908, Budi Utomo yang didirikan oleh Dr. Sutomo memberikan peranan bagi gerakan koperasi untuk memperbaiki kehidupan rakyat. Pada tahun 1915 dibuat peraturan Verordening op de Cooperatieve Vereeniging, dan pada tahun 1927 Regeling Inlandschhe Cooperatieve.
Pada tahun 1927 dibentuk Serikat Dagang Islam, yang bertujuan untuk memperjuangkan kedudukan ekonomi pengusah-pengusaha pribumi. Kemudian pada tahun 1929, berdiri Partai Nasional Indonesia yang memperjuangkan penyebarluasan semangat koperasi.
Namun, pada tahun 1933 keluar UU yang mirip UU no. 431 sehingga mematikan usaha koperasi untuk yang kedua kalinya. Pada tahun 1942 Jepang menduduki Indonesia. Jepang lalu mendirikan koperasi kumiyai. Awal di dirikannya koperasi ini berjalan mulus. Namun lama kelamaan fungsinya berubah drastis dan menjadi alat Jepang untuk mengeruk keuntungan, dan semakin menyengsarakan rakyat Indonesia.
Setelah Indonesia merdeka, pada tanggal 12 Juli 1947, pergerakan koperasi di Indonesia mengadakan Kongres Koperasi yang pertama di Tasikmalaya. Hari ini kemudian ditetapkan sebagai Hari Koperasi Indonesia.

REFERENSI :


Kamis, 21 Juni 2012

TULISAN 4 - English Song & It's Translation


Nama             :           Indah Restu Anjani
NPM              :           13211571
Kelas              :           1EA19
Mat-Kul         :           Softskill – Bahasa Inggris

English Song
Lyrics of It’s My Life – Bon Jovi

This ain't a song for the broken-hearted
Ini bukan lagu bagi orang yang patah hati
A silent prayer for faith-departed
Doa diam-diam bagi orang yang hilang keyakinan
I ain't gonna be just a face in the crowd
Aku takkan menjadi sekedar bagian dari kumpulan
You're gonna hear my voice
Kau akan mendengar suaraku
When I shout it out loud
Saat aku berteriak dengan suara yang keras

# CHORUS
It's my life
Ini hidupku
It's now or never
Sekarang atau tak selamanya
But I ain't gonna live forever
Namun aku takkan hidup selamanya
I just wanna live while I'm alive (It's my life)
Aku hanya ingin hidup saat aku masih hidup (ini hidupku)
My heart is like an open highway
Hatiku seperti jalan yang terbuka
Like Frankie said "I did it my way"
Seperti kata Frankie "Kulakukan dengan caraku"
I just wanna live while I'm alive
Aku hanya ingin hidup saat aku masih hidup
It's my life
Ini hidupku

This is for ones who stood their ground
Ini untuk mereka yang selalu berusaha
For Tommy and Gina who never backed down
Untuk Tommy dan Gina yang tak pernah menyerah
Tomorrow's getting harder make no mistake
Esok akan lebih berat,  jangan lakukan kesalahan
Luck ain't even lucky
Nasib baik bukanlah keberuntungan
You've got to make your owns breaks
Kau harus menentukan nasibmu sendiri

# CHORUS
Better stand tall when they're calling you out
Lebih baik tegakkan kepala saat mereka memanggilmu
Don't bend don't break, baby don't back down
Jangan menunduk,  jangan pasrah,  jangan menyerah

# CHORUS (2x)
'Cause it's my life!
Karena ini hidupku

Rabu, 20 Juni 2012

TUGAS 4 - ERROR ANALYSIS

Nama            :            Indah Restu Anjani
NPM              :           13211571
Kelas              :           1EA19
Mat-Kul        :           Softskill – Bahasa Inggris

Adjective Clause
ERROR ANALYSIS

QUESTION :

  1. The book which I bought it at the bookstore was very expensive.
  2. The Woman was nice that I met yesterday.
  3. The People which live next to me are friendly.
  4. I met a Woman who her husband is a famous lawyer.
  5. Do you know the people who lives in that house ?
  6. The Professor teaches chemistry 101 is very good.
  7. I wrote a thank you note to the people who I visited their house on thanksgiving day.
  8. The people who I met them at the party last night were interesting.
  9. I enjoyed the music which we listened to it.
  10. The Man was very angry whose bicycle was stolen.


ANSWER :

  1. The book which I bought at the book store was very expensive.
  2. The Woman whom I met yesterday was nice.
  3. The People who lived next to me were friendly.
  4. I met a woman whose her husband was a famous lawyer.
  5. Did you know the people who live in that house ?
  6. The Professor who taught chemistry 101 was very good.
  7. I wrote a thank you note to the people whose house visited by me on thanksgiving day.
  8. The People whom I met them at the party last night were interesting.
  9. I enjoyed the music which listened by us.
  10. The man whose bicycle had stolen was very angry.

Sabtu, 05 Mei 2012

Tulisan 3 - Quoted Speech & Reported Speech


Nama             :           Indah Restu Anjani
NPM              :           13211571
Kelas              :           1EA19
Mat-Kul         :           Softskill – Bahasa Inggris

Quoted Speech and Reported Speech

Katakanlah Anda dan teman Anda, Milly, makan malam di restoran pada Sabtu malam. Milly memberitahu Anda semua tentang pacarnya yang bernama Jasson. Dia memberitahu Anda apa yang Jasson katakan kepadanya pada hari  Jumat. Dia bisa mengatakan itu dalam dua cara.


Cara pertama
disebut "Quoted Speech." Quoted Speech itu PERSIS apa yang dikatakan oleh orang tersebut. Berikut ini sebuah contoh:

Jasson said, “I need to take a taxi.”

Menurut kalimat di atas, Jasson mengatakan sama PERSIS seperti kata-kata tersebut.
Cara lain untuk mengulangi apa yang dikatakan seseorang disebut "Reported Speech." 
Reported Speech TIDAK PERSIS apa yang orang itu katakan. Hal ini seperti ringkasan atau parafrase dari apa yang pembicara itu katakan. Perhatikan contoh berikut:

Jasson said that he needed to take a taxi.

Ini TIDAK PERSIS apa yang dikatakan oleh Jasson.
Berikut ini adalah contoh lain:

Quoted Speech (EXACT)
Reported Speech (NOT EXACT)
Jasson said, "I love eating chocolate ice cream after dinner."
Jasson said that he loved eating chocolate ice cream after dinner.

Kenapa QUOTED SPEECH & REPORTED SPEECH berbeda ? Ada 5 hal yang berbeda:
QUOTED SPEECH memiliki tanda kutip, sedangkan REPORTED SPEECH tidak menggunakan tanda kutip.
Dalam REPORTED SPEECH , kata ganti sering berubah. Misalnya, dalam kalimat di atas dengan QUOTED SPEECH kata ganti “I” yang digunakan, sedangkan kalimat dengan REPORTED SPEECH menggunakan kata ganti “He”.
Dalam REPORTED SPEECH, kata yang sering digunakan setelah diucapkan, tapi itu adalah pilihan.
QUOTED SPEECH adalah apa yang memang orang itu katakan.

Kata kerja dalam REPORTED SPEECH diubah ke masa lalu, beberapa verba modal tidak berubah. Ada aturan untuk mengikuti ketika mengubah kata kerja. Silahkan lihat tabel di bawah ini :


Quoted Speech (EXACT)
Reported Speech (NOT EXACT)

Michele said, "I cook rice every day."
Michele said that she cooked rice every day.
Michele said, "I am cooking rice."
Michele said that she was cooking rice.
Michele said, "I cooked rice."
Michele said that she had cooked rice.
Note: The past tenses all use had + past participle.
Michele said, "I have cooked rice."
Michele said that she had cooked rice.
Michele said, "I had cooked rice."
Michele said that she had cooked rice.
Michele said, "I will cook rice."
Michele said that she would cook rice.

Michele said, "I am going to cook rice."
Michele said that she was going to cook rice.
Michele said, "I can cookrice."
Michele said that she could  cook rice.
Michele said, "I may cook rice."
Michele said that she might cook rice.
Michele said, "I must cook rice."
Michele said that she had to cook rice.
Michele said, "I have to cook rice."
Michele said that she had to cook rice.
Michele said, "I should cook rice."
Michele said that she should cook rice.
Note: These modals do not change when used in reported speech.
Michele said, "I ought to cook rice."
Michele said that she ought to cook rice.
Michele said, "I might cook rice."
Michele said that she might cook rice.
Michele says, "I cook rice every day."
Michele says that she cooks rice every day."
Note: When you use the words sayhas said, orwill say (not said), the verb tense remains the same for both the quoted speech and reported speech.
Michele has said, "I cook rice every day."
Michele has said that she cooks rice every day."
Michele will say, "I cook rice every day."
Michele will say that she cooks rice every day."
Michele said, "Cook rice."
Michele told me to cook rice.
Note: For commands, use the word told instead of said, and use an infinitivefor the main verb.

Selasa, 01 Mei 2012

TUGAS 3 - The conversation of two people into reported speech


Nama              :           Indah Restu Anjani
NPM               :           13211571
Kelas              :           1EA19
Mat-Kul          :           Softskill – Bahasa Inggris


 “Sindy’s grandmother was ill”

Jasmine: Hi, you know why Sindy did not go to college? (Jasmine asked me why Sindy was not going to college )

Indah: Yes, I know. because she went to the hospital (I told Jasmine that Sindy was going to the hospital)

Jasmine: Hospital ?

Indah: Yes,  her grandmother was ill (I told Jasmine that Sindy's grandmother was ill)

Jasmine: What's wrong? (Jasmine asked me what Sindy's grandmother was ill)

Indah: Her grandmother fainted, and was immediately taken to the hospital (I told Jasmine that Sindy's grandmother fainted and immediately taken to the hospital)

Jasmine: But what is pain? (Jasmine asked me what Sindy's grandmother was ill)

Indah: Her grandmother suffered from vertigo (I told Jasmine that Sindy's grandmother was suffering from vertigo)

Jasmine: Hmm ... So, when Sindy will go to college? (Jasmine asked me when Sindy was going to college again)

Indah: Probably about 3 to 4 days, until her grandmother's condition began to improve (I told Jasmine that Sindy going to college again 3 to 4 days, until things started to improve her grandmother's)

Jasmine: Indah, why we did not visit her grandmother's in the hospital ? (Jasmine asked me why we did not visit Sindy's grandmother in the hospital)

Indah: Later when her grandmother had gone home from the hospital, we visited her at home (I told Jasmine that we would visit Sindy's grandmother when was home from the hospital)

Jasmine: Okay, let me know later yaa (Jasmine told me if I want to visit Sindy's grandmother ,i let know her )

Indah: Okay