Selasa, 15 November 2011

TULISAN 2 - Menarik Minat Wisatawan untuk mengenal Budaya Indonesia

Nama    :         Indah Restu Anjani
NPM     :         13211571
Kelas     :         1EA19
Mat-Kul :         Ilmu Budaya Dasar - SoftSkill

“Wisata Candi Borobudur di Kota Yogyakarta”



Saya adalah orang Jawa ,tepatnya dari Yogyakarta. Disini saya akan membahas tentang “Wisata Candi Borobudur di Kota Yogyakarta”. Kota Yogyakarta merupakan salah satu kota terbesar di Pulau Jawa, Indonesia. Kota Yogyakarta merupakan ibukota dan pusat pemerintahan Daerah Istimewa Yogyakarta. Sekaligus tempat kedudukan bagi Sultan Yogyakarta dan Adipati Pakualam.

Baiklah, saya akan membahas mengenai Tempat Wisata yang ada di Yogyakarta. Saya akan membahas tentang obyek Wisata Candi. Dikota Yogyakarta terdapat banyak Candi, yaitu : Candi Borobudur, Candi Prambanan, Candi Ijo, Istana Ratu Boko, Candi Sambisari, Candi Plaosan, Candi Tara, Candi Gampingan, Candi Kedulan, Candi Mendut, Candi Pawon.

Tapi disini saya akan membahas tentang Candi Borobudur. Borobudur adalah nama sebuah candi Budha yang terletak di Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Indonesia. Lokasi Candi Borobudur ini kurang lebih 100km di sebelah barat daya Semarang, dan sekitar 40km disebelah barat laut Yogyakarta.

Candi Budha ini memiliki sekitar 1460 relief & 504 stupa Budha di kompleksnya. Jutaan orang banyak yang mendambakan untuk mengunjungi bangungan yang termasuk dalam World Wonder Heritages. Candi Borobudur memang sangat memikat hati bagi siapa-pun yang melihatnya, dengan kemegahan dan keindahan yang disuguhkan bangunan arsitektural tersebut, siapa yang tidak akan terkagum-kagum ? pasti semua orang akan terkagum-kagum, baik wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara.

Monumen ini adalah objek wisata tunggal yang paling banyak dikunjungi di Indonesia. Pada tahun 1974, sebanyak 260.000 wisatawan ,yang 36.000 diantaranya adalah wisatawan mancanegara telah mengunjungi monumen ini. Angka ini meningkat hingga mencapai 2,5 juta pengunjung setiap tahunnya dimana 80% nya adalah wisatawan domestik, pada pertengahan 1990'an, sebelum krisis finansial Asia pada tahun 1997'an.

Upaya masyarakat di daerah sekitar Candi Borobudur untuk mendapatkan penghidupan dari sektor pariwisata Borobudur telah meningkatkan jumlah usaha kecil di daerah setempat. Tetapi usaha mereka untuk mencari nafkah seringkali malah menggangu kenyamanan pengunjung. Seperti pedagang cenderamata asongan yang mengganggu dengan bersikeras menjual dagangannya, kadang seakan memaksa. Lapak-lapak pasar cenderamata kian meluas, sehingga saat kita hendak keluar kompleks candi, pengunjung malah digiring berjalan jauh hingga memutar memasuki labirin pasar cenderamata. Apabila tidak segera ditata, maka semua ini membuat kompleks candi borobudur akan semakin semerawut.

Tetapi itu semua tidak menutupi keindahan dan kemegahan dari Candi Borobudur. Karena Borobudur sangat menarik untuk dikunjungi ,disana juga terdapat pengetahuan tentang sejarah, dan sekaligus menjadi wisata arsitektural dari bangunan bersejarah tersebut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar